Koran Warta Bali - Natalan Dikawal Ketat | Rabu, 17 Januari 2007
Rabu, 17 Januari 2007
Halaman Depan : UTAMA

Versi Text-Printer  Email Artikel Ini 
[Edisi : Kamis, 25 Desember 2003]

Natalan Dikawal Ketat


Security Check. Pintu masuk gereja Katedral Renon, Denpasar, dijaga aparat Brimob Polda Bali, saat upacara Misa kemarin. (foto:miftahuddin)

_____Berita Yang Lain_____
  • Mega: Kembalikan Rapelan!
  • Hanya Modal Tekad
  • Rayakan Siwalatri Dengan Abhiseka Linggam
  • Tabrakan Beruntun, Dua Tewas di Tempat
Oleh nor

DENPASAR (WARTA BALI) - Secara keseluruhan perayaan Natal tahun ini berlangsung aman, lancar dan khidmat. Lima tempat peribadatan kaum nasrani yang menjadi fokus utama pengamanan tidak ditemui kegiatan-kegiatan yang mencurigakan. Begitu pula yang terlihat di gereja Katedral Renon, suasana misa berjalan khidmat walaupun diberlakukan security check di pintu-pintu utama gereja. Misa pertama yang dipimpin Romo Yomi PR berlangsung dari pukul 19.00 -20.00 wita dilanjutkan dengan misa kedua yang dipimpin langsung uskup Mgr Benyamin Bria, berakhir pukul 23.00 wita.
Umat kristiani yang mengikuti ibadah terlihat khusuk dan tidak terpancar ketakutan seperti tahun-tahun sebelumnya. Kapolda Bali Irjen Pol Made Mangku Pastika sempat melakukan sidak kepada para personel kepolisian yang bertugas menjaga keamanan di gereja Katedral Renon, pada malam misa natal.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gaut Pengasihan menegaskan lima gereja menjadi fokus pengamanan pihak keamanan yaitu Katedral Renon, Kepundung, Gereja Baitani di Jalan Teuku Umar, di jalan Surapati dan Lembah Pujian Peguyangan. Ini sebabkan puncak perayaan Natal tersebut dipusatkan di lima gereja itu, sementara beberapa gereja telah merayakan Natal sebelumnya.
Pengamanan kali ini melibatkan unit jihandak dari korps Brimob. Salah satu jemaat usai mengikuti perayaan Natal di gereja Katedral Renon Viona Daulaka (19) mengaku suasana Natal kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, berlangsung dalam suasana khidmat dan hampir tak ada rasa takut sama sekali terhadap ancaman teror maupun bom. “Damai di bumi dan di damai di surga semoga damai pula di hati umat manusia,” tegasnya.
Sementara itu Maxi Napolte (24) salah satu mahasiswa perguruan tinggi sawasta mengaku pemeriksaan keamanan tahun ini tidak seketat tahun-tahun sebelumnya. “ Tahun kemarin, semua kendaraan di parkir di luar dan semua jemaah harus melewati security check yang berlapis mulai dari halaman sampai pintu masuk. Namun tahun ini hanya di pintu masuk dan sepeda motor di parkir di dalam, hanya mobil yang di luar. Namun yang lebih penting adalah semuanya berjalan aman dan lancar. Semoga tahun depan sebagai tahun perdamaian bagi semua umat di dunia. Tidak ada lagi pertetangan dan tumpah darah, kita semua bersaudara dalam satu Tuhan,” tegas mahasiswa yang sudah melewatkan tiga Natal di tanah rantau ini. nor
Kirim Artikel ke Email
Alamat Email
Pesan Anda
CARI:

CARI DI WEB:


Tentang WARTABALI.com | Harga Iklan WARTABALI | Set Sebagai Home Page

Keyword e.g. : bali, ubud, bali hotel, etc.



© Hak Cipta 2012 wartabali.com | web oleh Bali Hotel & Bali Villa| hosting oleh abltech.com | Tanaya Bed & Breakfast | Pita Maha
Ke Atas