|
|
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
[Edisi : Sabtu, 15 Oktober 2005]
KIA Lounching Showroom di Kuta
* 'Pride' Segera Gebrak Pasar
|
Oleh tha
Sales and Marketing Director PT KIA Mobil Indonesia, Suwanda Setiadi dalam sambutan singkatnya menyatakan turut prihatin dan berbela sungkawa atas jatuhnya korban akibat tragedi Bom di Jimbaran dan Kuta (1/10) lalu.
Ia mengajak masyarakat Bali untuk bangkit dari kesedihan itu seperti yang disampaikan Presiden Direktur PT Mobil National Intim, Agung Supartha dalam sambutan sebelumnya. "Saya atas nama Pt KIA Mobil Indonesia ikut berbela sungkawa atas jatuhnya korban peledakan bom di Bali beberapa hari lalu" ujarnya.
Sementara Agung Supartha menyatakan, peresmian showroom KIA itu dibuat sesederhana mungkin sehubungan dengan suasana keprihatinan paska terjadinya ledakan Bom di Kuta dan Jimbaran (1/10) lalu. Namun demikian, Agung menyampaikan terima kasih atas kehadiran ratusan relasi, customer, rekanan dan tokoh masyarakat serta sejumlah awak pers untuk memeriahkan acara peresmian tersebut.
Dalam kesempatan itu, ia tetap berharap dukungan semua relasi dan para wartawan.
Pembukaan showroom di Kelan kemarin dimeriahkan dengan display produk KIA terbaru, Pride. Menurut Suwanda Setiadi, tahap awal pihak negara produsen, Korea baru memproduksi sekitar 6 sampai 7 ribu unit per bulan untuk didistribusikan se seluruh dunia.
Dari jumlah itu, kata dia, Indonesia diproyeksikan bakal kebagian sekitar 300 unit sebulan, 25 unit diantaranya untuk Bali. Dikatakan, Pride harus mersaing dengan produk kompetitor seperti Honda Jazz, Suauki Aerio, Cevrolet Avio. Namun demikian, tambah dia, market share Pride masih sangat besar dikelasnya yakni sekitar 40 ribu unit sebulan.
Kata Suwanda, selain punya market share besar, juga didukung sejumlah keunggulan dikelasnya, whee basenya besar sehingga memberikan suasana lega, sistem Acnya variable, hemat bahan bakar, didukung system triple sealed door frame dengan karet khusus sehingga nyaman saat pintu dibuka-tutup. Sementara di bagian mesinnya, Pride menggunakan sistem engine minting (karet dudukan mesin dengan sistem hydrolic) untuk mencegah getaran mesin. .......
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
|