|
|
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
[Edisi : Selasa, 2 Januari 2007]
Pantai Kuta Geger
Bau Gas Menyengat Bikin Warga Takut
|

Lokasi tempat gas keluar dari pasir pantai kuta
|
Oleh putu
Takut tragedi bom Bali 1 dan 2, Selasa (2/1) pagi, Pantai Kuta tiba-tiba geger. Banyak masyarakat yang kebetulan lewat di pantai itu jadi ketakutan, apalagi di sebuah lokasi pantai terlihat dilingkari police line. Terlebih, setiap warga yang melewat mencium bau gas yang menyengat hidung. Ada apa sebenarnya?
KUTA - Bau gas itu diperkirakan bersumber di pantai, tepatnya di depan Hard Rock Kafe. Informasi ini awalnya disampaikan Kawi (45), seorang yang sehari-hari menyewakan papan surfing. Kawi sebelum menjajakan barang-barang sewaannya, sekitar pukul 07.00 pagi sempat bersih-bersih di pantai berpasir putih ini. Tapi, selang beberapa menit Kawi mengaku mencium bau elpiji yang menyengat sangat kuat.
Setelah dilakukan pengecekan, akhirnya bersumber di tempat mereka berjualan, tepatnya tak kurang dari 10 meter dari papan surfing yang dia jual. Kawi yang khawatir atas bau gas tersebut akhirnya melaporkan ke Satgas Pantai serta Polsek Kuta, takut terjadi hal-hal yang kemungkinan sangat membahayakan. Begitu aparat kepolisian dayang, lokasi itu pun secara khusus dipagari Police Line, agar tidak sembarangan orang lewat.
Bau gas ini mendapat perhatian serius dari segenap pengunjung, bahkan sejumah pejabat tinggi Badung, termasuk bupatiturun tangan. Bupati Badung A.A Gde Agung langsung mengunjungi kawasan pantai Kuta yang kebetulan lagi padat oleh wisatawan. Bupati yang didampingi Camat, Lurah serta dari Dinas Pertambangan & Energi Provinsi Bali, langsung melakukan pengecekan dengan dibantu dari pihak Pertamina.
Hampir 3 jam lebih, daerah tersebut didektesi dengan menggunakan alat Detektor Gas, apabila ada sumber gas alat ini langsung berbunyi dengan kekuatan radius 4 meter. Namun seluruh lahan yang dicurigai tidak menimbulkan bunyi dari alat tersebut. Jadi dipastikan kawasan pantai Kuta nihil dari sumber gas yang dikhawatirkan tersebut.
Kepada WARTA BALI Bupati A.A Gde Agung yang didampingi Sekda Kabupaten Badung I Wayan Subawa mengatakan dipastikan tidak ada sumber gas, jadi kawasan Pantai Kuta aman dan tidak berbahaya. Bupati menegaskan kepastian ini telah dilakukan pihak pertamina serta dinas pertambangan & Energi tingkat Provinsi. Jadi secara teknis sudah dilakukan pengecekan dan tidak ada yang dikhawatirkan. ''Dugaan sementara, setelah perayaan tahun baru, kawasan ini banyak terdapat bahan gas baik untuk kembang api, trompet yang sisanya dibuang dipantai tersebut, sehingga gas yang dibuang diserap oleh pasir dan menimbulkan bau,'' jelas Bupati. Sur
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
|